Copet Digital Pakai Mesin EDC

Hasil penelusuran saya di mbah google, saya menemukan suatu artikel pada detik. Com menarik tentang cybercrime, terdapat sebuah video dalam artikel tersebut, saya melihat Dalam video tersebut terlihat seorang pria menempelkan mesin EDC pada kantong belakang seseorang yang di dalamnya terdapat kartu kredit atau debit. Dalam sekejap, mesin tersebut melakukan transaksi hanya dengan cara ditap.
terlihat di video ini tentu menyeramkan. Apakah benar copet digital bisa melakukan kejahatan dengan cara seperti itu?" Bisa. Karena itu menggunakan RFID jarak pendek. Ini kasusnya di luar negeri,"




"Secara teknis (di Indonesia) bisa terjadi. Tapi di Indonesia nominal yang bisa ditap langsung terbatas. Di luar negeri limit transaksinya besar. Banyak yang melakukannya karena risiko dan hasilnya sepadan," sambungnya.
kartu yang rentan menjadi korban adalah semua kartu cashless seperti e-money yang di Indonesia biasa digunakan untuk naik kereta atau bus Transjakarta.

"Kalau kartu kredit dan debit harus memasukkan PIN. Di luar negeri, ada kartu yang tanpa PIN dan itu limitnya besar. Contoh di video itu adalah kartu kredit yang bisa ditap," urai ahli keamanan dari Vaksincom ini.

Dikatakannya, biasanya para pemilik kartu di luar negeri akan melindungi kartunya dengan menyimpannya di kotak kartu nama berbahan aluminium, sehingga tidak bisa ditap tanpa izin.
Mesin EDC yang digunakan pada kasus seperti yang tersebar dalam video tersebut adalah mesin EDC yang bisa melakukan transaksi dengan RFID.

tidak semua EDC bisa melakukan charge RFID. Hanya yang ditambahkan alat NFC yang bisa melakukan transaksi langsung dengan cara ditap. Itupun, harus dari bank yang sama. Di Indonesia, jika berasal dari bank yang berbeda (antara kartu dengan mesin EDC) tidak kompatibel.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PILIH MANA YUTUBER ATAU BLOGGER??

KONSEP DASAR KEAMANAN SISTEM INFORMASI

3 TAS CANGGIH KAMU HARUS LIHAT